AKTUAL RIAU COM- 

DUMAI, Jumat 3 Juli 2026 – Menjelang momen bersejarah yang akan ditandai dengan peresmian langsung oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., turun langsung ke lapangan untuk memeriksa secara menyeluruh kesiapan fisik dan tata kelola Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah Kecamatan Dumai Selatan.
 
Kedatangan pimpinan tertinggi Polri di wilayah Riau disambut hangat oleh Kepala Kepolisian Resor Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang, S.I.K., S.H., yang kemudian mendampingi sepanjang proses peninjauan. Langkah Kapolda juga diikuti oleh seluruh Komandan Polsek yang membawahi wilayah di Kota Dumai, guna memastikan jajaran siap mengawal kegiatan ini.
 
Suasana di lokasi jembatan tampak penuh sukacita, dihadiri oleh Walikota Dumai H. Paisal, SKM., MARS., Camat Dumai Selatan, para kepala kelurahan, perangkat RT dan RW, pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan, tokoh agama, tokoh adat, perwakilan pemuda, serta warga sekitar yang sudah menantikan momen ini sejak lama.
 
Walikota Dumai H. Paisal dalam kesempatan itu menyampaikan rasa syukur yang mendalam dan apresiasi luar biasa kepada seluruh jajaran Polri. Ia menegaskan, keberadaan jembatan ini adalah bukti nyata kehadiran negara yang hadir menyelesaikan persoalan mendasar masyarakat melalui program unggulan Polri "Presisi".
 
"Atas nama seluruh warga Dumai, kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Jembatan ini bukan sekadar tumpukan besi dan beton, melainkan pintu gerbang harapan bagi ribuan orang. Semoga kehadirannya nanti melancarkan perjalanan warga, mempercepat arus barang dan jasa, serta membawa kesejahteraan yang nyata bagi masyarakat di sekitar sungai ini," ujar Walikota dengan penuh harap.
 
Sementara itu, Camat Dumai Selatan Aldy Lubis menguraikan panjang lebar perubahan drastis yang kini dirasakan warga. Selama puluhan tahun, warga RT 02 Kelurahan Bumi Ayu dan RT 03 Kelurahan Bukit Datuk harus berhadapan dengan risiko setiap kali melintasi jembatan kayu yang sudah lapuk, sempit, dan sering kali licin saat musim hujan. Sungai yang memisahkan kedua wilayah ini kini tak lagi menjadi penghalang.
 
"Dulu, warga ragu berangkat bekerja, anak sekolah harus berhati-hati melangkah, bahkan kendaraan darurat pun sulit lewat. Kini semuanya berubah total. Jembatan besi yang kokoh, lebar, dan berstandar keamanan tinggi ini menjadi jawaban atas doa dan harapan kami sekian lama. Inilah fasilitas yang sebenarnya layak diterima oleh masyarakat kita," jelas Aldy dengan nada lega.
 
Ia juga menyampaikan pesan serius sekaligus ajakan kolaborasi. "Kehadiran jembatan ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Saya mohon dukungan seluruh warga untuk merawatnya dengan baik. Secara khusus, kami tegaskan: jangan sampai kendaraan bertonase berat seperti truk pengangkut muatan besar melintas di sini, demi menjaga kekokohan struktur dan keselamatan nyawa pengguna jalan lainnya," tegasnya.
 
Pemerintah Kota Dumai pun menegaskan komitmen penuhnya. Segala persiapan administrasi, keamanan, hingga kenyamanan lokasi telah dikoordinasikan dengan matang. Pemerintah Kota siap berkolaborasi dengan pihak kepolisian dan seluruh elemen masyarakat agar acara peresmian mendatang berjalan dengan khidmat, aman, tertib, dan meninggalkan kenangan manis bagi seluruh masyarakat Dumai.
 
 
 Editor: Eli