Header Ads Widget


 

BREAKING NEWS

6/recent/ticker-posts

Camat Dumai Timur Syafriandi Peran Ayah di Rumah adalah Fondasi Utama Perlindungan Anak

AKTUAL RIAU.COM — DUMAI Rabu, 4 November 2026, di Caffe Teras Work Hard, Jalan Janur Kuning, Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur, berlangsung kegiatan "Ngopi Bareng Ayah" yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Dumai. Kegiatan ini dipenuhi kehangatan dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kecamatan Dumai Timur.
 
Hadir dalam acara tersebut Camat Dumai Timur, Syafriandi, Lurah Jaya Mukti, Kepala UPTD PPA Kota Dumai drg. Ridhonaldi, M.K.M., perwakilan Polres Dumai, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, Kodim 0320 Dumai, LPMK, ketua RT, serta para tokoh masyarakat dan para ayah dari lingkungan sekita
 
Dalam sambutannya, Camat Dumai Timur Syafriandi menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap terselenggaranya program ini. "Saya sangat menyambut baik kegiatan 'Ngopi Bareng Ayah' ini. Ini bukan sekadar pertemuan biasa, tetapi sebuah gerakan penting untuk membangun kesadaran bahwa perlindungan anak dan perempuan dimulai dari rumah, dimulai dari kehadiran seorang ayah," ujar Beliau.
 
Beliau menegaskan bahwa kehadiran ayah yang aktif di tengah keluarga adalah fondasi terkuat dalam mencegah segala bentuk kekerasan. "Ketika ayah hadir, peduli, dan menjadi teladan yang baik di rumah, maka lingkungan sekitar pun akan ikut terjaga. Anak-anak akan tumbuh dalam rasa aman, dan itu adalah kebahagiaan yang paling berharga," tambahnya.
 
Camat juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Dumai Timur untuk tidak merasa bahwa beban perlindungan anak hanya ada pada pemerintah. "Ini tanggung jawab kita bersama. Mulai dari RT, Lurah, tokoh masyarakat, hingga setiap keluarga. Mari kita jaga lingkungan kita, saling peduli, dan pastikan anak-anak kita tumbuh dengan aman, sehat, dan bahagia," pesannya dengan hangat.
 
 Kesadaran Membawa Perubahan Positif
Syafriandi juga mencatat bahwa kesadaran masyarakat yang semakin meningkat telah membawa dampak nyata. Terlihat dari data yang dipaparkan, jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Dumai terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun dari 174 kasus pada tahun 2023 menjadi 55 kasus hingga September 2026.
 
 Ini hasil yang menggembirakan, namun kita tidak boleh lengah. Semakin turun angkanya, semakin kita harus menjaga agar tetap di jalur yang benar. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus dilaksanakan agar kesadaran senantiasa terjaga di tengah masyarakat," ungkap Beliau.

 
Di akhir kegiatan, Camat Dumai Timur Syafriandi menegaskan komitmennya. "Pemerintah Kecamatan Dumai Timur akan selalu siap bersinergi dengan DP3A Kota Dumai dan seluruh pihak terkait. Mari kita wujudkan Kecamatan Dumai Timur yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan  dimulai dari rumah kita masing-masing," pungkas Beliau

Editor: Eliwati