Header Ads Widget


 

BREAKING NEWS

6/recent/ticker-posts

Mayor Arh. Agum Gumilar Didampingi Dua Pasis Seskoad Tinjau Program Manunggal Air Bersih Bukit Kayu Kapur Dumai

AKTUAL RIAU.COM – DUMAI — Dalam kunjungan kerja Pangdam XIX/Tuanku Tambusai ke Kota Dumai, Mayor Arh. Agum Gumilar, S.T., Han., selaku Komandan Detasemen Artileri Pertahanan Udara Rudal 004/Wira Buana Sakti (WSBY), turut hadir mendampingi peninjauan langsung fasilitas Program Manunggal Air Bersih di Jalan Pinang Merah, Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, Minggu (30/8/2026). Turut mendampingi kegiatan tersebut, dua perwira Peserta Didik Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Pasis Seskoad), yaitu Mayor Arm. Ifran dan Mayor Arm. Saiful Amri.
 
Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan peninjauan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Dumai. Kehadiran Mayor Arh. Agum Gumilar bersama kedua Pasis Seskoad menjadi wujud nyata dukungan jajaran TNI dalam memastikan program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal.
 
Usai kegiatan, Mayor Arh. Agum Gumilar menyampaikan bahwa Program Manunggal Air Bersih merupakan bukti nyata kepedulian TNI Angkatan Darat kepada rakyat.
 
"Saya sangat bangga dapat terlibat langsung dalam kegiatan yang begitu bermanfaat bagi masyarakat. Program Manunggal Air bukan sekadar membangun fasilitas, tetapi membawa harapan baru bagi warga untuk mendapatkan akses air bersih yang layak," ujar Agum Gumilar.
 
Ia juga menegaskan bahwa ketersediaan air bersih sangat penting, tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari warga, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam mendukung pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.
 
"Ketersediaan sumber air yang memadai diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan sekaligus mempermudah proses pemadaman apabila terjadi kebakaran. Inilah sebabnya pembangunan sumur bor di wilayah rawan Karhutla menjadi sangat penting dan strategis," tambahnya.
 
Pangdam XIX/TT, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., menjelaskan bahwa secara nasional TNI Angkatan Darat telah membangun sekitar 3.000 titik fasilitas air bersih. Khusus di wilayah Kodam XIX/TT, sebanyak 120 titik telah selesai 100 persen dan tersebar di Provinsi Riau serta Kepulauan Riau. Program ini memberikan manfaat bagi sekitar 5.726 KK atau 12.484 jiwa. Adapun fasilitas yang ditinjau di Bukit Kayu Kapur memberikan manfaat langsung kepada 128 KK atau sekitar 512 warga.
 
Di samping itu, Kodam XIX/TT juga menargetkan pembangunan 500 sumur bor di wilayah rawan Karhutla untuk memperkuat kesiapan penanganan kebakaran.
 
Salah seorang warga penerima manfaat, Sumarsih, mengaku sangat bersyukur dengan adanya fasilitas air bersih tersebut.
 
"Kami sangat bersyukur dengan adanya air bersih ini. Kami sangat terbantu, karena air merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. Sekarang kami tidak terlalu kesulitan lagi untuk mendapatkan air bersih untuk memasak, mandi, mencuci dan kebutuhan lainnya," ujar Sumarsih.
 
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh unsur Kecamatan Bukit Kapur, Polsek Bukit Kapur, Ketua LPMK Sariyono, Herman S selaku Ketua RT 07, serta masyarakat penerima manfaat.
 
Editor: Eliwati