AKTUALRIAU.COM – Dumai Semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 terasa begitu hangat di Jalan Abdul Rafkan RT 15, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai selatan , Kota Dumai. Kemeriahan tahun ini menjadi berbeda karena digagas langsung oleh Tantri Subakti, seorang seniman budaya Kota Dumai yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan pelestarian budaya.
Sejak pukul 08.00 WIB, warga RT 15 sudah memadati lapangan. Tenda utama dipasang dengan hiasan umbul-umbul merah putih, balon warna-warni, dan spanduk bertuliskan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81. Panitia juga menyiapkan sound system untuk memandu seluruh rangkaian acara.
Fokus utama kegiatan tahun ini adalah anak-anak. Tantri Subakti merancang berbagai perlombaan tradisional agar anak-anak tidak hanya bermain gadget, tetapi juga mengenal kembali permainan khas Indonesia.
Beberapa lomba yang digelar antara lain lomba memasukkan paku ke dalam botol, balap karung, tarik tambang, lomba kelereng, lomba estafet, hingga lomba mencari orang tua yang menjadi salah satu lomba paling ditunggu karena mengundang tawa.
Melalui pengeras suara, panitia terus mengajak warga untuk ikut serta.
Segera kita mulai kegiatan perlombaan. Panitia sudah menyiapkan hadiah-hadiah terbaik untuk acara kali ini. Kami mengundang para orang tua dan anak-anak untuk berpartisipasi langsung dalam lomba kali ini, ujar pembawa acara.
Cuaca Panas Tidak Mengurangi Semangat
perlombaan berbagai Ada panjat pinang ,duit dalam pepaya,anak sayang mamak
Meskipun cuaca Kota Dumai cukup terik pada hari itu, semangat anak-anak tidak surut. Keringat bercucuran namun mereka tetap antusias mengikuti setiap perlombaan. Sorak sorai dari orang tua yang menyemangati membuat suasana semakin meriah.
Setelah selesai perlombaan, pemenang langsung diberikan hadiah oleh Tantri Subakti bersama panitia. Kebahagiaan terlihat jelas di wajah anak-anak saat menerima bingkisan dan hadiah, meskipun matahari sedang terik-teriknya.
Selesai lomba, yang juara langsung dapat hadiah. Bahagia sekali terlihat di wajah anak-anak, biarpun keadaan cuaca panas, kata salah seorang ibu yang mendampingi anaknya.
Selain Lomba, Ada Doorprize
Kemeriahan semakin lengkap dengan adanya sesi doorprize. Panitia mengocok nomor undian dan membagikan hadiah kepada warga yang beruntung.
Hari ini kita juga ada doorprize ya. Kita cabut dulu nomornya jangan sampai hilang. Dari saya pribadi, untuk adik-adik, dalam hitungan tiga kali siapa yang paling cepat menemukan ayah atau ibunya langsung maju ke depan, ucap panitia yang kembali disambut tepuk tangan dan tawa warga.
Menurut Tantri Subakti, peringatan HUT RI bukan hanya seremoni tahunan. Melalui lomba dan kebersamaan ini, anak-anak diajarkan tentang nilai perjuangan, sportivitas, kerja sama, dan cinta tanah air.
Kita ingin anak-anak merasakan kemerdekaan dengan cara yang menyenangkan. Lewat permainan tradisional mereka belajar menghargai teman, belajar menang dan kalah dengan sportif, dan tetap menanamkan rasa cinta kepada bangsa, ujar Tantri Subakti.
Apresiasi dari Warga RT 15
Ketua RT 15 bersama warga menyampaikan terima kasih atas inisiatif Tantri Subakti. Persiapan acara bahkan sudah dilakukan sejak malam hari agar semua kebutuhan lomba dan konsumsi siap pada pagi hari.
Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Tantri Subakti. Beliau seniman budaya kita yang masih mau turun langsung dan membuat acara 17 Agustus di lingkungan kami jadi lebih meriah dan bermakna, ujar salah satu pengurus RT.
Acara ditutup dengan pembagian hadiah terakhir, foto bersama seluruh peserta, dan ramah tamah. Anak-anak pulang dengan membawa hadiah dan senyum lebar.
Kegiatan di Jalan Abdul Rahman RT 15 Bukit Timah ini menjadi contoh bahwa semangat kemerdekaan masih hidup dan dirayakan dengan sederhana, penuh kebersamaan, dan kearifan budaya lokal.
Editor: Eliwati
?











