Header Ads Widget


 

BREAKING NEWS

6/recent/ticker-posts

Hj.Jahlelawaty Jafa'r A.SH Srikandi Perempuan Kepulauan Meranti Tegaskan Perjuangan Riau Pesisisr Demi Keadilan Wilayah.

AKTUAL RIAU COM- DUMAI, Musyawarah pembentukan "Provinsi Riau Pesisir" yang digelar di Kota Dumai, Minggu 26 Juli 2026, tidak hanya dihadiri para kepala daerah. Kaum perempuan pesisir juga turut mengawal.

Salah satu tokoh yang hadir dan menjadi sorotan adalah HJ. JAHLELAWATY JA'AFAR, A.SH dari Kepulauan Meranti. Sebagai bagian dari "SRIKANDI MERANTI", beliau menegaskan bahwa perjuangan pemekaran ini adalah perjuangan seluruh rakyat, khususnya kaum perempuan.

Dalam forum yang dihadiri Wali Kota Dumai H. Paisal, Bupati Rohil Bustaman, serta perwakilan 3 daerah lainnya itu, H. Paisal memaparkan 5 syarat dari 6 syarat PP No. 78 Tahun 2007 sudah terpenuhi. Mulai dari jumlah daerah, jumlah penduduk hampir 3 juta jiwa, hingga kesiapan infrastruktur.

Menanggapi hal tersebut, HJ. JAHLELAWATY JA'AFAR, A.SH menyampaikan pandangannya.

"Sebagai perempuan pesisir dan Srikandi Meranti, kami sangat mendukung. Selama ini kami merasakan bagaimana jauhnya jarak ke ibu kota provinsi. Pelayanan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi jadi terhambat. Dengan Provinsi Riau Pesisir, kami berharap pembangunan bisa lebih cepat dan merata sampai ke pulau-pulau," ujarnya.
Beliau juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam proses ini. 
"Jangan lupakan ibu-ibu, UMKM, dan guru-guru di kampung. Mereka yang paling merasakan dampaknya. Kami siap mengawal, mengedukasi masyarakat, dan menjaga persatuan 5 daerah agar tidak terpecah," tegas Hj. Jahlelawaty.

Di akhir forum, para peserta sepakat membentuk panitia kerja dan segera membahas nama provinsi serta calon ibu kota. 

Kehadiran HJ. JAHLELAWATY JA'AFAR, A.SH menjadi bukti bahwa semangat "Srikandi Meranti" masih menyala. Perempuan Meranti tidak hanya di dapur, tapi juga di barisan terdepan mengawal masa depan Riau Pesisir.

Editor: Eliwati