Header Ads Widget


 

BREAKING NEWS

6/recent/ticker-posts

Bea Cukai Dumai Gagalkan Pengiriman Narkotika Bernilai Rp132 Miliar dari Malaysia di Perairan Rokan Hilir

AKTUALRIAU.COM – DUMAI — Keberhasilan besar dicapai Bea Cukai Dumai bersama jajaran kepolisian dalam menggagalkan penyelundupan narkotika dalam jumlah masif yang diduga berasal dari Malaysia menuju pesisir timur Sumatera. Operasi penindakan ini berlangsung pada Kamis, 10 September 2026 sekitar pukul 23.15 WIB di perairan sekitar Pulau Halang, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.
 
Tim gabungan Satgas Patroli Laut Jaring Sriwijaya BC 1017 KPPBC TMP B Dumai berhasil mengamankan barang bukti berupa bongkahan kristal bening diduga sabu seberat 47.572,2 gram, 20.044 butir ekstasi, serta 3.600 catridge rokok elektrik yang diduga mengandung Etomidate. Seluruh barang tersimpan dalam 6 karton yang berisi 48 bungkus sabu, 4 bungkus ekstasi, dan 12 bungkus catridge rokok elektrik.
 
Nilai barang bukti yang disita diperkirakan mencapai Rp132.708.460.000. Keberhasilan ini sekaligus menghemat keuangan negara sebesar Rp390.720.736.250 dan menyelamatkan sekitar 262.411 jiwa dari dampak buruk peredaran narkoba. Barang bukti kini telah diserahkan kepada Penyidik Subdit 4 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri untuk proses hukum lebih lanjut, sementara satu unit perahu nelayan ditambatkan di Dermaga Pokala Dumai.
 
Operasi bermula saat Tim Satgas Patroli Laut Jaring Sriwijaya BC 1017 menerima informasi dari Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengenai rencana pengiriman narkotika berskala besar dari Malaysia yang akan mendarat di wilayah pesisir Rokan Hilir. Berkoordinasi dengan Bea Cukai Dumai, tim gabungan pun dibentuk untuk melakukan pengawasan ketat di perairan Bagansiapiapi hingga Sinaboi, sementara tim darat memantau pergerakan kurir di daratan.
 
Sekitar pukul 18.30 WIB, tim darat mencurigai dua orang yang mengendarai sepeda motor mendekati perahu nelayan yang bersandar di dermaga pesisir Bagansiapiapi. Saat akan diperiksa, perahu tersebut tiba-tiba bergerak meninggalkan lokasi. Dua orang pengendara diamankan, sementara tim laut segera melakukan pengejaran.
 
Setelah beberapa jam menyisir perairan, pukul 22.58 WIB kapal sasaran ditemukan sedang berlabuh di kawasan Pulau Halang. Saat didekati, kedua orang di atas perahu menceburkan diri ke laut dan belum ditemukan meski telah dilakukan pencarian luas. Pemeriksaan di atas kapal menemukan enam kotak besar berisi barang diduga narkotika.
 
Dari pemeriksaan awal, dua orang yang diamankan di daratan mengaku hanya ditugaskan mengantar air minum kepada awak kapal. Salah satu pelaku yang melarikan diri akhirnya berhasil ditangkap pada Sabtu, 12 September, di tempat persembunyiannya di Pulau Halang. Pemeriksaan menyeluruh ulang pada Minggu, 13 September, dengan bantuan unit K9 tidak menemukan barang tambahan.
 
Kepala KPPBC TMP B Dumai menegaskan komitmen terus menjaga kedaulatan perairan sekaligus memberantas segala bentuk penyelundupan, demi mewujudkan Dumai yang aman dan Indonesia Emas 2045.
 
 
Editor: Eliwati