AKTUAL RIAU.COM – DUMAI — Kegiatan Penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) berlangsung di Aula Kantor Camat Dumai Timur, Jalan Kesehatan, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, pada Jumat (4/9/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kodim 0320/Dumai bersama Tim Karhutla Markas Besar TNI.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, kemudian dibuka secara resmi oleh Camat Dumai Timur, Syafriandi, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan kondisi wilayah Kecamatan Dumai Timur yang rawan kebakaran, khususnya di kawasan Tanjung Palas dan Bukit Batrem yang didominasi tanah gambut.
Wilayah kita ini rawan kebakaran, terutama Tanjung Palas dan Bukit Batrem yang tanahnya gambut. Semoga dengan adanya penyuluhan ini, kita semua bisa belajar dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak terjadi kebakaran di masa depan ujar Syafriandi.
Tim Karhutla Mabes TNI yang hadir terdiri dari Letkol Saragih AU selaku Ketua Tim, Mayor Enjang AD, dan Mayor Wawan AD. (Pasis Seskoad tidak dapat hadir karena ada kegiatan lain).
Dalam pemaparannya, Letkol Saragih menjelaskan konsep Segitiga Api sebagai dasar terjadinya kebakaran, yaitu bahan bakar, panas/sumber api, dan oksigen. Beliau juga memaparkan penyebab kebakaran yang berasal dari faktor manusia maupun faktor alam.
Faktor manusia antara lain membuka lahan dengan cara tebas-bakar, membakar sampah tanpa pengawasan, membuang puntung rokok sembarangan, dan meninggalkan sisa perapian yang belum padam. Sedangkan faktor alam meliputi kemarau panjang, suhu udara tinggi, angin kencang, kelembapan rendah, dan turunnya muka air di lahan gambut.
Turut hadir dalam kegiatan ini Danramil 01/Dumai, Kapolsek Dumai Timur, Sekcam, Kasi Trantib, para Lurah, Kepala Puskesmas Jaya Mukti, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pamong Trantibmas, serta perwakilan Tim MPA dari setiap kelurahan.
Setelah penyuluhan selesai diadakan sesi tanya jawab antara peserta dan Tim Mabes TNI. Kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif hingga selesai.
Editor: Eliwati











