Header Ads Widget


 

BREAKING NEWS

6/recent/ticker-posts

Literasi Menguatkan Generasi, Berkarya Membangun Dumai Festival Literasi Kota Dumai 2026 Resmi Digelar

AKTUALRIAU.COM – DUMAI — Selama tiga hari penuh, mulai Selasa hingga Kamis (22–24 September 2026), Perpustakaan Umum Daerah Nahar Effendi di Jalan Tanjung Jati menjadi pusat kegembiraan dan wawasan bagi warga Kota Dumai, yang berkumpul untuk merayakan sekaligus memperkuat gerakan literasi melalui pelaksanaan Festival Literasi Kota Dumai Tahun 2026. Kegiatan besar ini terselenggara berkat dukungan penuh dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia melalui bantuan DAK Nonfisik Dana Pengembangan Program Perpustakaan Daerah pada Tahun Anggaran 2026, serta sinergi yang kokoh antara Pemerintah Kota Dumai, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, dan berbagai pihak pendukung lainnya.
 
Mengusung semangat bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca tulisan, melainkan kemampuan memahami makna, berpikir kritis, dan menciptakan karya yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar, panitia menyusun rangkaian acara yang kaya makna dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Warga yang hadir tidak hanya menjadi penikmat, melainkan juga pelaku utama dalam setiap kegiatan yang tersaji di ruang-ruang perpustakaan maupun halaman tempat pameran digelar.
 
Beragam kegiatan telah disiapkan agar setiap orang, dari anak-anak hingga orang dewasa, dapat menemukan ruang yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Kelas Literasi Keluarga yang dipandu oleh Bunda Literasi Kota Dumai, Ibu Hj. Leni Ramaini, S.K.M., mengajak para orang tua untuk menanamkan kebiasaan membaca dan belajar bersama di lingkungan keluarga, yang menjadi fondasi paling awal bagi tumbuhnya kecintaan terhadap ilmu pengetahuan. Sementara itu, sesi Gelar Wicara yang dihadiri narasumber dari Balai Bahasa Provinsi Riau, Ketua PD GPMB Provinsi Riau, serta perwakilan Lembaga Adat Melayu Kota Dumai, membuka wawasan peserta tentang bagaimana melestarikan bahasa, budaya, dan kearifan lokal di tengah arus perkembangan zaman yang semakin cepat.
 
Anak-anak sekolah dasar tampak antusias mengikuti lomba mendongeng yang tidak hanya menguji kemampuan bercerita, tetapi juga keberanian dan kreativitas mereka di depan umum. Tak kalah menarik, warga juga diajak mempelajari hal-hal baru melalui Kelas Bahasa Isyarat yang membuka wawasan tentang cara berkomunikasi yang inklusif, Kelas Pembelajaran Sebaya yang mengajarkan nilai gotong royong dalam menuntut ilmu, serta Temu Komunitas yang menjadi ajang silaturahmi antarpegiat literasi dari berbagai sudut Kota Dumai. Kelas Pantun pun digelar untuk memperkaya khazanah budaya Melayu yang menjadi identitas daerah, sekaligus melatih keterampilan berpikir dan berbahasa yang indah. Di penghujung kegiatan, suasana menjadi haru sekaligus bangga ketika penghargaan diserahkan kepada para pemenang Lomba Perpustakaan Kelurahan Terbaik, Lomba Pembuatan Resensi Buku, dan Lomba Dongeng, sebagai bentuk apresiasi atas ketekunan dan kreativitas mereka.
 
Kehangatan suasana semakin terasa di area pameran yang menampilkan kekayaan karya dan potensi warga. Kelurahan Buluh Kasap dan Kelurahan Basilam Baru menampilkan berbagai upaya pembinaan literasi di lingkungannya, sementara SMK Perikanan Provinsi Riau memamerkan karya siswa yang mencerminkan keterampilan dan pengetahuan yang telah dipelajari. Bidang Kearsipan Dispersip Kota Dumai memperkenalkan pentingnya menjaga jejak sejarah daerah, Forum TBM Kota Dumai membagi semangat gerakan membaca di lingkungan masyarakat, Batik Dumai memperlihatkan keindahan motif yang sarat makna budaya, Gramedia menyajikan ragam buku terbaru, Komunitas Craft menampilkan kerajinan tangan yang penuh seni, serta para pelaku UMKM setempat turut berpartisipasi dengan memamerkan produk unggulan mereka yang berpotensi mendorong kemandirian ekonomi warga.
 
"Pameran ini kami rancang bukan sekadar untuk menampilkan barang atau karya semata, melainkan sebagai ruang pembuktian bahwa literasi tidak berhenti pada kegiatan membaca buku. Lebih dari itu, literasi harus mampu mendorong setiap orang untuk berkarya, berkreasi, melestarikan budaya, sekaligus membangun kemandirian yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Hal ini sejalan dengan semangat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, di mana perpustakaan tidak lagi hanya menjadi tempat menyimpan buku, melainkan menjadi ruang kehidupan yang memberdayakan masyarakat," ujar Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Dumai.
 
Ratusan pengunjung tampak berbaur dengan penuh kegembiraan sepanjang pelaksanaan festival. Turut hadir dan memberikan dukungan Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Ketua PD GPMB Provinsi Riau, Kepala PPPA dr. Ridhonaldi, Kepala Brida Syahrinaldi, S.Sos., M.Si., para Camat dan Lurah di seluruh wilayah Kota Dumai, Bunda Literasi di tingkat kecamatan maupun kelurahan, para narasumber yang telah meluangkan waktu berbagi ilmu, para pegiat literasi yang tak kenal lelah menggerakkan semangat membaca di lingkungannya, pelajar, keluarga yang datang bersama anak-anaknya, pengelola perpustakaan dan Taman Bacaan Masyarakat, mahasiswa, guru, pelaku usaha, serta warga dari berbagai latar belakang yang hadir untuk mendukung kegiatan yang positif ini.
 
Sebagai penutup rangkaian acara, Ketua Panitia Pelaksana Festival Literasi Kota Dumai Tahun 2026, Mira Syaifi Miswati, menyampaikan rasa syukur yang mendalam sekaligus ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
 
"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia atas dukungan yang telah diberikan, kepada Pemerintah Kota Dumai yang senantiasa membina kemajuan literasi di daerah, kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau yang selalu mendampingi dan membimbing, kepada Balai Bahasa Provinsi Riau, PD GPMB Provinsi Riau, Lembaga Adat Melayu Kota Dumai, Bunda Literasi Kota Dumai, seluruh narasumber yang telah berbagi ilmu dengan tulus, komunitas literasi yang bergerak tanpa henti, sekolah-sekolah yang mendorong siswanya untuk mencintai membaca, dunia usaha dan pelaku UMKM yang turut berpartisipasi, serta kepada seluruh elemen masyarakat yang telah hadir dan mendukung kegiatan ini. Semoga Festival Literasi Kota Dumai Tahun 2026 ini benar-benar menjadi ruang yang hangat untuk belajar, berbagi gagasan, menciptakan karya yang bermanfaat, serta menjalin kerja sama yang erat, sehingga perpustakaan semakin dekat di hati setiap warga Dumai dan budaya literasi terus tumbuh mewujudkan generasi yang cerdas, beradab, dan sejahtera," pungkas Mira Syaifi Miswati mengakhiri acara.
 
Editor: Eliwati