Lokasi Masjid Darussalam dipilih secara khusus karena berada di wilayah yang dipetakan sebagai daerah rawan terjadinya tindak pidana. Kehadiran Kapolsek beserta personel dalam kegiatan ini bukan sebagai petugas yang berwenang semata, melainkan berperan selayaknya jamaah masjid, untuk benar-benar merasakan kedekatan dan kebersamaan langsung dengan masyarakat.
Setelah pelaksanaan ibadah berjamaah yang dilaksanakan dengan khidmat, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Momentum tersebut kemudian dibuka menjadi sesi dialog terbuka, di mana jamaah masjid dipersilakan untuk menyampaikan saran, pertanyaan, keluhan, maupun laporan langsung mengenai masalah yang ada di lingkungan tempat tinggal mereka.
Berbagai hal disampaikan oleh jamaah dengan penuh kepercayaan, antara lain:
Pertanyaan Seputar Pelayanan Publik Disampaikan oleh Bapak Ahmad
Bapak Ahmad menyampaikan pertanyaan seputar kemudahan pengurusan dokumen kependudukan, khususnya pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), serta pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Merespons hal tersebut, Kapolsek Dumai Timur memberikan penjelasan secara rinci bahwa saat ini pengurusan SKCK telah dilakukan melalui sistem aplikasi secara daring atau online. Setiap pemohon diimbau untuk menggunakan akun pribadi masing-masing dan tidak disarankan menggunakan akun milik orang lain demi keamanan data pribadi.
Pemohon cukup melengkapi persyaratan yang diminta dengan cara mengunggah dokumen ke dalam aplikasi. Setelah proses verifikasi selesai, pemohon melakukan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp30.000,-. Bukti pembayaran tersebut kemudian dibawa ke kantor layanan SKCK di Polres Dumai untuk dilakukan pencetakan dokumen oleh petugas.
Laporan Keamanan Lingkungan disampaikan oleh Bapak H. Isya
Bapak H. Isya menyampaikan dua hal yang sangat dirasakan dampaknya oleh warga sekitar. Pertama, terkait hilangnya mesin Robin milik Masjid Darussalam yang diduga dicuri. Kedua, terkait maraknya kasus pencurian meteran air PDAM yang terjadi di lingkungan pemukiman warga.
Terkait kasus pencurian mesin Robin masjid, Kapolsek Dumai Timur memohon waktu selama 1 (satu) minggu kepada jamaah untuk melakukan proses penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kasus tersebut. Sementara itu, terkait maraknya pencurian meteran PDAM, Kapolsek menyampaikan bahwa pihaknya sangat memahami kekhawatiran warga karena hal tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari. Pihak Polsek Dumai Timur berkomitmen akan segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan meningkatkan pengawasan dan patroli di lingkungan sekitar.
Kepastian Santunan Korban Kecelakaan disampaikan oleh Bapak Try Wibowo
Bapak Try Wibowo menyampaikan keprihatinannya terkait proses pemberian santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas dari pihak Jasa Raharja dan BPJS. Ia juga menanyakan dengan jujur, apakah warga biasa diperbolehkan untuk menolong korban kecelakaan di jalan raya dan apakah hal tersebut tidak akan menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.
Kapolsek Dumai Timur menyambut baik kepedulian warga tersebut dan menyampaikan bahwa pihaknya akan membantu menyampaikan serta menindaklanjuti informasi terkait santunan dan penanganan korban kecelakaan kepada Kanit Gakkum Lantas Polres Dumai, yang kantor pelayanannya juga berada di wilayah Kecamatan Dumai Timur agar masyarakat lebih mudah mengakses informasinya.
Kegiatan dialog berlangsung dengan hangat, terbuka, dan penuh kebersamaan. Kapolsek Dumai Timur menegaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian di tengah masyarakat bukan hanya saat ada masalah, tetapi juga mendengarkan aspirasi warga sejak dini.
"Polri ada di tengah masyarakat, untuk mendengar, melayani, dan menyelesaikan masalah bersama-sama," ujar Kapolsek di hadapan jamaah.
Jamaah Masjid Darussalam tampak sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap ruang komunikasi yang terbuka ini dapat terus dipertahankan. Kegiatan berakhir sekira pukul 05.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Semoga kebersamaan Polri dan masyarakat di Dumai Timur semakin kokoh dan harmonis.
Editor: Eliwati











